Dalam 1 dekade terakhir, bisnis dengan basis perdagangan online mulai menjadi tren dalam dunia jual beli. Bahkan semakin berkembang dan tumbuh secara pesat setiap tahunnya. Berbagai macam nama brand dan jenis perdagangan online pun semakin bermunculan dan turut meramaikan pasar online ini. Secara umum, bisnis online ini menggunakan sarana website sebagai katalog atau display produknya. Beberapa juga menggunakan aplikasi berbasis android atau iOS yang semakin memudahkan customer maupun seller untuk membeli dan menjual berbagai macam produk.

Seiring dengan ini, kegiatan window shopping pun juga mulai bergeser dari berjalan-jalan di mall atau pusat perbelanjaan lainnya menjadi menelusuri berbagai produk yang terpampang di berbagai macam e-commerce atau toko online lainnya. Saat ini, bisnis online bukan hanya memenuhi kebutuhan mewah dan unik saja seperti elektronik atau busana, tapi juga mulai merambah ke barang kebutuhan harian dan makanan. Bahkan, anda juga bisa mencari layanan jasa yang anda butuhkan melalui format bisnis online ini.

Pada awalnya, konsep bisnis online ini memang lebih didominasi oleh konsep bisnis B2C atau business to consumer atau retail. Konsep ini menyasar para pembeli yang sudah melek teknologi dan dapat dilakukan dengan 3 langkah mudah saja. Yaitu browse, choose, anda pay. Semua langkah tersebut dapat dilakukan secara online dan pembeli hanya tinggal menunggu barang pesanannya sampai ke tangan.

Akan tetapi, konsep B2C ini masih memiliki kekurangan karena hanya menyentuh konsumen yang melek teknologi saja. Karena itu, mulailah muncul konsep model bisnis O2O atau online to offline untuk bisa menjangkau masyarakat yang masih belum melek teknologi ini.

Masih sedikit e-commerce yang menggunakan konsep O2O ini dalam menjalankan bisnisnya. Salah satunya adalah KUDO yang merupakan singkatan dari Kios untuk Dagang Online. Konsep O2O ini memungkinkan perusahaan untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas lagi melalui sistem agen yang diterapkan. Sedangkan bagi agen e-commerce, konsep O2O ini memungkinkan para agen untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan tanpa membutuhkan modal yang terlalu besar.

Seorang agen KUDO hanya perlu memasarkan produknya dan memfasilitasi pembelian masyarakat akan barang yang mereka butuhkan melalui aplikasi KUDO. Selanjutnya, barang akan diantar hingga ke lokasi pemesan. Sebagai dukungan atas konsep ini, KUDO melengkapi bisnisnya dengan aplikasi yang sangat mudah diakses bahkan meskipun anda berada di daerah terpencil dimana jaringan seluler yang tersedia hanya jaringan EDGE bahkan 2G saja. Dengan kemudahan akses aplikasi di daerah dengan sinyal yang minim, seorang agen KUDO tetap bisa menjalankan usahanya tanpa hambatan dan bisa tetap mendapatkan penghasilan tambahan dengan lancar. Konsep O2O ini juga membantu masyarakat di daerah terpencil agar bisa mendapatkan barang atau produk yang saat ini masih sulit dijangkau dari daerah mereka.

Nah, jika Anda tertarik. Anda bisa bergabung dengan kudo. Masalah modal usaha? Gratis tis tis. SIlakan di cek di link berikut : https://kudo.co.id/blog/modal-usaha